0

Kalkulator Penyusutan

Buat jadwal penyusutan lengkap — baik dengan metode garis lurus maupun saldo menurun — untuk suatu aset, tahun demi tahun, dengan bagan yang membandingkan nilai buku kedua metode sepanjang waktu.

🔒 Diproses sepenuhnya di browser Anda — apa pun yang Anda masukkan di sini tidak akan pernah diunggah.

2 = saldo menurun ganda, 1,5 = saldo menurun 150%. Tarif per tahun = pengali ÷ masa manfaat.

Memproses... 0%
Membaca detail aset
Menyusun jadwal penyusutan
Memplot bagan perbandingan
Selesai

Hasil

Penyusutan menyebarkan biaya suatu aset sepanjang masa manfaatnya alih-alih membebankan semuanya sekaligus, dan kedua metode baku untuk melakukannya menghasilkan gambaran tahun per tahun yang sangat berbeda meskipun totalnya bisa persis sama. Kalkulator ini menyusun jadwal lengkap untuk metode apa pun yang Anda pilih — masukkan harga perolehan aset, nilai residu, dan masa manfaat, maka akan keluar tabel lengkap beban penyusutan tahunan, akumulasi penyusutan, dan nilai buku.

Penyusutan garis lurus adalah yang lebih sederhana di antara keduanya: beban penyusutan tahunan = (harga perolehan − nilai residu) ÷ masa manfaat, angka yang sama setiap tahunnya, sehingga nilai buku menurun dalam garis lurus dari harga perolehan ke nilai residu. Ini adalah asumsi standar di sebagian besar mata kuliah pengantar akuntansi dan jadwal yang paling mudah dijelaskan kepada pemangku kepentingan yang hanya menginginkan satu angka yang dapat diprediksi per tahun.

Penyusutan saldo menurun justru mem-bebankan lebih besar di awal: beban penyusutan setiap tahun adalah nilai buku saat ini dikalikan tarif, di mana tarif = pengali ÷ masa manfaat. Pengali 2 adalah metode saldo menurun ganda (double-declining balance/DDB) klasik; 1,5 menghasilkan saldo menurun 150%. Karena tarif diterapkan pada nilai buku yang kian mengecil, beban terbesar terjadi di tahun pertama dan mengecil setiap tahun berikutnya — berguna untuk aset (kendaraan, komputer, mesin) yang benar-benar kehilangan sebagian besar nilainya di awal. Kalkulator ini melantai penyusutan saldo menurun langsung pada nilai residu: begitu beban satu tahun berdasarkan tarif akan membuat nilai buku di bawah nilai residu, beban tahun itu dibatasi agar tepat mendarat di nilai residu, dan penyusutan berhenti untuk setiap tahun yang tersisa. Perhatikan bahwa ini adalah pilihan yang disederhanakan dan transparan — beberapa jadwal DDB di dunia nyata malah beralih ke garis lurus di tengah masa manfaat aset untuk sepenuhnya menghabiskan ke nilai residu pada tahun terakhir; pendekatan lantai-pada-nilai-residu di alat ini lebih mudah diaudit dan diungkapkan di sini alih-alih disembunyikan.

Karena kedua metode dimulai dengan harga perolehan yang sama dan berakhir pada nilai residu yang sama, keduanya selalu menyusutkan jumlah total yang identik selama masa aset — bagan di halaman ini ada khusus untuk menunjukkan bahwa yang berbeda adalah kecepatannya, bukan totalnya. Ganti metode utama untuk melihat jadwal mana pun secara lengkap, dan gunakan bagan kurva ganda untuk membandingkan seberapa agresif masing-masing mem-bebankan di awal.